Hari guru merupakan momen yang bagus untuk mengenang guru kita yang telah mendidik kita dari TK sampai PT karena jasa yang telah menjadikan kita dari tidak tahu menjadi tahu.
Guru ku sayang, guru ku tercinta tanpa mu apalah jadi aku tak bisa baca tulis dan bayak hal, tanpa mu apalah artinya aku. Kadang banyak hal yang membuat mu marah tetapi selalu kau maaf kan.
Guru ku tersayang terima kasih atas jasa mu selama ini.
Tapi apakah semua itu benar-benar
Ada sebuah penelitian mengatakan bahwa dalam konteks Indonesia sejujurnya harus diakui menjadi guru bukan lah prioritas utama sebagai profesi hidup pada urutan yang ke sekian dari profesi yang lain. Kalau itu benar, hal itu tidak berlebihan sebab apresiasi publik terhadap profesi guru belum sehebat dengan profesi lain yang lebih menjanjikan harapan hidup. Yang ironis lagi sebagian mahasiswan yang masuk fakultas keguruan karena tersesat setelah tak lulus di fakultas lain. Sedikit bercerita mengenai hal tersebut di atas sewaktu semester 1 saya kuliah di fakultas keguruan sering bercerta sama teman satu angkatan dari merak kalau dirata-rata hanya 30% yang benar-benar memilih fakultas keguruan di pilihan pertama, dan selebihnya mereka menempatkan pada pilihan kedua tau ketiga pada formulir pendaftaran.
Dari kenyataan lain lagi setelah saya masuk tes CPNS dan lulus sebagian teman-teman seangkatan banyak yang dari "bukan" fakultas keguruan, meraka hanya mempunyai akta IV, dibalik itu semua menurut saya karena peluang pekerjaan lain tidak dapat maka mereka baru berpindah jalur menjadi guru.
Selamat Hari Guru
BalasHapusBerbagi untuk semua guru
BalasHapusGuru adalah profesi yang hebat...
BalasHapusTetap sabar walau gaji hanya cukup buat hidup seminggu.
Tetap sabar walau lahannya diserobot orang luar pagar yang menggunakan akta IV.
Tetap sabar walau dihina dengan sebutan Pahlawan tapi tanpa tanda jasa.
Selamat Hari Guru..
BalasHapusdipundakmu nasib anak negeri ini terpikul...